INFORMASI BERITA ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA DARI BERBAGAI SUMBER-REVIEW SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA DI INDONESIA YANG MENGADAKAN KONTES SEO

Wednesday, January 25, 2017

Perbedaan Basis Kas dan Basis Akrual

Dalam akuntansi, terdapat dua metode pencatatan yang digunakan. Kedua metode tersebut adalah Basis Kas (Cash Basis) dan Basis Akrual (Akrual Basis). Tentu, diantara kedua metode tersebut terdapat perbedaan. Berikut ini adalah penjelasannya


Perbedaan Antara Basis Kas dengan Basis Akrual

1.Basis Kas (Cash Basis)
Basis Kas adalah metode pencatatan dalam akuntansi, yang hanya mencatat transaksi jika ada penerimaan atau pengeluaran kas. Jadi, walaupun ada transaksi yang sudah terjadi seperti hutang dan piutang, namun dikarenakan tidak ada kas yang masuk ataupun keluar, maka transaksi tersebut tidak akan dicatat jika menggunakan metode ini. Sebagai contoh, jika anda menerima pendapatan dari perusahaan lain, namun uangnya diterima nanti, maka transaksi tersebut tidak akan dicatat, karena tidak ada kas yang masuk dan tidak dianggap sebagai pendapatan.

2.Basis Akrual (Akrual Basis)
Basis Akrual adalah metode pencatatan dalam akuntansi, yang mencatat semua transaksi yang terjadi baik kas sudah diterima ataupun belum diterima, pada saat transaksi tersebut dilakukan. Dalam basis akrual, dikenal adanya hutang dan piutang. Jadi, walaupun kas belum diterima pada saat transaksi dilakukan, namun transaksi tersebut akan dicatat. Sebagai contoh, anda menerima pendapatan dari perusahaan lain, namun uangnya dibayar nanti, maka transaksi tersebut akan dicatat, dan akan dianggap sebagai pendapatan walaupun kas belum diterima.

Untuk memahami lebih lanjut, perhatikan contoh berikut ini :

Januari 2012 : PT. Reda menerima pendapatan dari PT. Arum sebesar Rp5.000.000 Tunai
Februari 2012 : PT. Reda menerima pendapatan sebesar Rp3.000.000 dari PT. Dewa, namun uangnya belum diterima.

Berikut adalah pencatatan jika menggunakan Basis Kas pada laporan Laba Rugi dan Neraca :



Berikut adalah pencatatan jika menggunakan Basis Akrual pada laporan Laba Rugi dan Neraca :



Untuk saat ini, perusahaan besar diharuskan untuk menggunakan Basis Akrual, dikarenakan lebih akurat jika dibandingkan dengan Basis Kas. Hal ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Sedangkan Basis Kas, untuk saat ini banyak digunakan di perusahaan yang usahanya relatif kecil.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai Perbedaan Basis Kas dan Basis Akrual. Semoga dengan adanya artikel ini, dapat membantu pembaca sekalian agar lebih memahami mengenai Basis Kas dan Basis Akrual. Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan juga artikel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya :D